JAKARTA. KDSP82NEWS.WEB.ID – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela pada Kamis, 16 Juli 2026.
Acara tersebut dilaksanakan secara hybrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, dan lokasi proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Proyek yang telah direncanakan sejak 1998 ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional. Dengan nilai investasi sekitar USD20,9 miliar,
LNG Abadi Masela akan memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton LNG per tahun, dengan 60 persen produksinya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan suatu bangsa membutuhkan kerja keras dan persatuan. Untuk itu, Presiden meminta agar proyek yang telah dinantikan hampir tiga dekade ini dapat diselesaikan secepat mungkin.
Bagi pemerintah, dimulainya pembangunan LNG Abadi Masela tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di Maluku dan kawasan timur Indonesia.
Red: kdsp82news.web.id















