KARAWANG (JABAR), KDSP82NEWS.WEB.ID – Sejarah lahirnya “Hari Lahir Pancasila” yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, berakar dari momen krusial menjelang kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.
Momen ini terjadi dalam sidang pertama BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
Berikut adalah garis waktu dan proses penting di balik lahirnya dasar negara kita :
Kronologi Lahirnya Pancasila
a). 29 April 1945: Pembentukan BPUPKI :
Pemerintah pendudukan Jepang membentuk BPUPKI (dokuritsu junbi chōsa-kai) untuk menyelidiki hal-hal penting terkait persiapan kemerdekaan Indonesia.
BPUPKI dipimpin oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat.
b). 29 Mei 1945 :
Sidang Pertama Dimulai
Sidang pertama BPUPKI dibuka di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila, Jakarta).
Agendanya adalah membahas”Dasar Negara”bagi Indonesia merdeka. Beberapa tokoh seperti Mohammad Yamin dan Soepomo mulai menyampaikan gagasan mereka pada hari-hari awal sidang.
c. 1 Juni 1945 :
Pidato Legendaris Bung Karno
Pada hari terakhir sidang pertama, Soekarno menyampaikan pidato tanpa teks yang monumental. Dalam pidato inilah ia pertama kali memperkenalkan lima prinsip dasar negara yang dinamakan “Pancasila” (dari bahasa Sanskerta: Panca berarti lima, dan: “Sila”berarti prinsip/dasar).
d). 22 Juni 1945 :
Pematangan oleh Panitia Sembilan Gagasan Soekarno kemudian dimatangkan oleh Panitia Sembilan yang dibentuk BPUPKI. Mereka menyusun Piagam Jakarta (Jakarta Charterò”, yang memuat rumusan Pancasila dengan sedikit perubahan pada sila pertama sebelum akhirnya disahkan secara final pada 18 Agustus 1945 oleh PPKI.
e). 1 Juni 2016 :
Penetapan Hari Libur Nasional
Melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016, Presiden Joko Widodo resmi menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila sekaligus menjadikannya sebagai Hari Libur Nasional.
5). Prinsip Awal yang Diusulkan Soekarno.
Dalam pidatonya pada 1 Juni 1945, urutan dan konsep Pancasila yang ditawarkan oleh Bung Karno sedikit berbeda dengan Pancasila yang kita kenal sekarang.
Berikut adalah lima dasar yang diusulkannya saat itu :
1). Kebangsaan Indonesia,(Nasionalisme).
2). Internasionalisme(Peri-Kemanusiaan).
3). Mufakat atau Demokrasi (Permusyawaratan).
4). Kesejahteraan Sosial.
5). Ketuhanan yang Berkebudayaan.
CATATAN SEJARAH :
Soekarno juga menyebutkan bahwa jika lima prinsip tersebut dirasanya terlalu banyak, Pancasila bisa diperas menjadi
Trisila (Socio-nasionalisme, Socio-demokrasi, dan Ketuhanan), dan bahkan bisa diperas lagi menjadi Ekasila, yaitu Gotong Royong
Peristiwa 1 Juni inilah yang menjadi titik awal bagi para pendiri bangsa untuk menyepakati sebuah ideologi pemersatu, yang mampu merangkul seluruh keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia.
SELAMAT MEMPERINGATI
Hari Lahir Pancasila
1 Juni 2026
PANCASILA :
1).Ketuhanan YME.
2).Kemanusiaan yang adil dan beradab
3).Persatuan Indonesia.
4).Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan Dalam permusyawaratan dan Perwakilan
5).Keadilan Sosial bagi seluruh raya Indonesia
5). Sila/ Moral Untuk Pedoman Hidup Bangsa & NKRI Selama-lamanya.
#REPUBLIK INDONESIA
#BANGKIT
KARAKTER BUILDING PEMIMPIN SEJATINE RAKYAT ITU BERSIFAT MENJEBOL & MEMBANGUN BANGSA & NEGARANYA.
SALAM PANCASILA SEJATI
MERDEKA…MERDEKA…MERDEKA…!!!
Red: kdsp82news.web.id















