Diduga Kuat Menyimpang Dari Aturan,Alih-Alih Menyejahterakan Petani

banner 120x600

LEBAK (BANTEN), KDSP82NEWS.WEB.ID – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) TA 2026 di Daerah Irigasi Kali Ciberih, Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak diduga kuat menyimpang dari aturan. Alih-alih menyejahterakan petani, pelaksanaan di lapangan justru meninggalkan banyak tanda tanya.

Program senilai Rp195.000.000 yang bersumber dari APBN 2026 ini dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3) Lipat Sejahtera berdasarkan SPKS Nomor HK.02.01-BBWS53.10.3/2026/068 tanggal 18 Juni 2026. Target pekerjaan 45 hari kalender di bawah pengawasan BBWS Cidadaw – Ciujung – Cidurian.

Namun saat tim media meninjau langsung ke lokasi di Kp. Ciberih, Senin (27/7/2026), sejumlah kejanggalan mencuat.

1. Upah pekerja tak wajar
Salah satu tukang mengaku hanya dibayar *Rp150.000/hari*. Soal jumlah pekerja ibu-ibu dan upah “kenek” lainnya, para pekerja kompak bungkam dengan alasan “takut salah ngomong”.

2. APD nol besar
Padahal keselamatan kerja wajib. Ketua P3 saat dikonfirmasi via WhatsApp berdalih “APD sudah dikasih”. Fakta di lapangan? Tidak ada satu pun pekerja yang memakai APD. Nol.

3. Pekerjaan asal jadi
Tim media menemukan bangunan yang sudah selesai justru dibongkar kembali tanpa kejelasan alasan. Diduga kuat ada pengerjaan yang tidak sesuai spek RAB.

4. Ketua kelompok menghilang
Upaya konfirmasi ke ketua kelompok buntu. Dihubungi via telepon dan WhatsApp berkali-kali tidak direspon. Setelah 3 jam baru dibalas singkat: “Maaf lagi di jalan”.

“Kami minta BBWS Cidadaw-Ciujung-Cidurian dan instansi terkait segera turun ke lapangan. Jangan tutup mata. Uang rakyat Rp195 juta ini harus dipertanggungjawabkan dan dikerjakan sesuai RAB. Jangan sampai program yang tujuannya membantu petani justru jadi bancakan,” tegas tim media.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak P3 Lipat Sejahtera maupun BBWS.

 

 

(Narsam)

Red: kdsp82news.web.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *